Posts

DIARY BURUH LAPANGAN: GOTTING

Image
  Gotting. Nama yang sudah sering kami dengar dari tahun lalu. Bahkan sejak di daerah Sukaramai. Ada wacana bahwa blok selanjutnya yang akan disurvei bernama Gotting. Pernyataan ini juga didukung dengan pindahnya Kang Herman dari Sukaramai, katanya mau mapping di Gotting. 3 Februari gw, Fawwaz, dan Pak Ivan berangkat duluan ke Batangtoru dan menginap sementara di mesh geologist. Sementara Pop dan Jump masih terjebak di Jakarta. Mereka tuntas melaksanakan karantina di hotel, sayangnya pihak hotel lalai dan tidak memberikan surat keterangan selesai karantina untuk expat. mereka baru berangkat tanggal 5 Februari. karena adanya covid, kebijakan klien tentang hunian pun berubah. Pre covid, semua karyawan nonlokal tinggal di dalam komplek tambang. Kalau sekarang, hanya karyawan yang sudah karantina di hotel selama 14 hari saja yang boleh tinggal di komplek tambang. Sisanya seperti kami, tinggal di luar komplek (sewa rumah warga lokal), di kontrakan.   penampakan Fawwaz disandwich ma...

DIARY BURUH HARIAN: TIGA BULAN DI TANAH ANGKOLA PT 2

Image
Blok Siuhom Pagi hari tanggal 10 resmi sudah kami mulai menggarap Blok Siuhom. Suara heli terdengar dari kejauhan yang mengangkut Pop dan Jump. Kerja dimulai, Pop kearah line utara, Jump ke line tengah, gue ke selatan, sedangkan Fawwaz mengajari Pak Ivan mengoperasikan transmitter di camp . Receiver: instrumen yang digunakan untuk menangkap sinyal listrik dalam tanah Di perjalanan gue menuju tujuan, kami diteriaki oleh seorang opung (kakek). Awalnya kami cuek saja, namun kru gue, Pak Pasaribu, mengisyaratkan untuk berhenti. Nampaknya si opung sudah naik pitam. Pak Pasaribu dan opung ngobrol dalam bahasa batak, sehingga gue ga ngerti sama-sekali. Ternyata, si opung kemarin tidak ikut penyuluhan yang diberikan Pak Eko di dusun-dusun. Beliau kira kami hendak menggali emas langsung. Bahkan si opung sempat mengancam akan mengadukan kami ke keponakannya yang pengacara taraf internasional(?). Baru hari pertama udah ada-ada aja masalahnya. Pemandangan di camp  jika cerah+ Pak Eko BT...

Diari Buruh Lapangan: Tiga Bulan di Tanah Angkola Part 1

Image
  Balada Covid-19 Covid oh covid. Gara-gara covid gue ga jadi kerja di Laos setelah kemarin kerja di Thailand. Alhasil, proyek mangkrak semua. Jobless selama 6 bulan, gaji dipotong 50%. Tapi kalau dilihat dari positifnya, gue masih ada penghasilan bulanan. Banyak koneksi LinkedIn gue yang diPHK, padahal perusahaannya bonafid, contohnya raksasa oil company dan service oil n gas . Sempat ada pernyataan dari bos bahwa proyek kali ini sifatnya non-rotasi. Kalau rotasi, misal ada 5 orang di hutan kerja (A B C D E), lalu satu orang (F) masuk menggantikan satu personil yang libur A. Lalu A libur 2 minggu, sampai B libur, A kembali masuk. Begitu seterusnya untuk C D E. Kalau nonrotasi, artinya 5 orang tersebut akan terus bekerja sampai proyek selesai. Mau durasi proyek 3 minggu atau 3 bulan pokoknya dikerjakan sampai selesai. Tapi gue ga terlalu mikirin karena biasanya rencana beda dengan kenyataan. Sehari sebelum berangkat, gue dan dibantu dengan 2 orang Thai senior hendak kirim sem...

CATATAN PERJALANAN: TELAGA SUNYI DAN PANTAI SIUNG

Image
30 Juli 2020 Perjalanan ini diinisiasi oleh Bang Randi yang ngotot berenang di Telaga Sunyi Purwokerto dan camping di pantai Jogja. Awalnya gw menolak dengan keras "ngapain dah camping  di pantai, kaya anak kecil aja. Udah gitu jauh lagi di Jogja" karena gw udah rindu dengan ketinggian. Sempat terlintas juga sih di pikiran untuk ikut opentrip ke Pulau Sebesi. Tapi gw lebih ngikut abang aja karena ada aja cerita kalau ngikut dia. Misal nyasar ketika mendaki Merbabu (baca di sini:  https://jaketoren123.blogspot.com/2016/06/catatan-perjalanan-merbabu.html ), lalu ketemu hantu dan minum air sabun di Lawu. Pada perjalanan kali ini, kami mengundang dua orang lagi karena sungguh roadtrip pakai mobil dengan dua orang sangat merugikan dalam segi finansial (yang patungan dikit) dan tenaga (yang nyupir dikit). Mereka adalah Bang Robi dan Kak Wanto. Bang Robi adalah junior abang gw ketika di kampus dan adalah pegawai PGN merangkap cover boy PGN dan beswan Djarum, sedangkan Kak ...